FANDOM


Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh adalah film adaptasi dari novel karangan Dee Lestari, Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Film ini akan dirilis pada tanggal 11 Desember 2014 mendatang bertepatan dengan hari ulang tahun penyanyi raja dangdut Rhoma Irama yang ke-68.

Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh
Poster Resmi
Genre Visionary/

Metaphysical/ Drama

Durasi -
Distributor Soraya Intercine Films
Sutradara Rizal Mantovani
Produser Ram Soraya

Sunil Soraya

Penulis naskah Dhonny Dirgantoro
Berdasarkan Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh
Pemeran Herjunot Ali

Raline Shah Paula Verhoeven Arifin Putra Hamish Daud Fedi Nuril Hanny Pattikawa

Musik Nidji
Tanggal rilis 11 Desember 2014
Negara Indonesia

Sinopsis Sunting

Washington D.C. Hentakan lembut music trance yang mengalun dalam sebuah pesta di kondominium mewah mempertemukan Reuben dan Dimas, mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Amerika. Malam itu keduanya berjanji; Bahwa suatu hari mereka akan menulis sebuah buku, sebuah cerita roman sains yang menggerakkan hati banyak orang. Kisah tentang Kesatria Puteri dan Bintang Jatuh.

Jakarta, dari sebuah menara penthouse eksekutif, sebuah wawancara mendadak antara Ferre seorang eksekutif muda, kaya, pintar dan terkenal; Dan Rana, wakil pemimpin redaksi majalah wanita papan atas di Indonesia; mengubah jalan hidup keduanya. Wawancara langka penuh kejujuran tentang, cinta, pengorbanan, dan kebebasan. Obrolan manis penuh hentakan denyut jantung dan tatapan yang amat dalam, bahkan terlalu dalam bagi Ferre dan Rana. Keduanya jatuh cinta. 

Rana telah bersuamikan Arwin seorang pengusaha dari keluarga terkenal dan terpandang di Jakarta. Laki-laki pilihan Rana setelah seluruh keluarga besarnya mendukung, betapa Rana beruntung jika menikah dengan Arwin dan betapa Arwin adalah pria pilihan keluarga yang pantas dinikahi dan dibanggakan. 

Kisah indah Ferre dan Rana berlanjut dan semakin dalam. Bagaikan Kesatria dan Puteri di kerajaan cinta. Keduanya mabuk dalam cinta yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Ferre dan Rana tidak bisa lepas dari kekacauan cinta terlarang yang terasa benar, dan keteraturan kehidupan pribadi rumah tangga Rana dan Arwin yang baik-baik saja, tetapi terasa salah. 

Diva, seorang model papan atas tiba-tiba muncul dalam kehidupan Ferre. Dengan segala kekacauan dan keteraturan semesta, dibawah malam penuh bintang dan kelebat bintang jatuh; Diva hadir. Anehnya ternyata selama ini Diva tinggal di cluster yang sama dengan Ferre, bahkan rumah mereka saling berhadapan. 

Reuben dan Dimas, Ferre, Rana, Arwin dan Diva, akhirnya bertemu tanpa saling mengenali satu sama lain dalam sebuah blog agresif, puitis, romantis, fenomenal bernama Supernova.

Kisah mereka meledak bersama Supernova.

Pemeran Sunting

  • Herjunot Ali sebagai Ferre
  • Raline Shah sebagai Rana
  • Paula Verhoeven sebagai Diva Anastasia
  • Arifin Putra sebagai Reuben
  • Hamish Daud sebagai Dimas
  • Fedi Nuril sebagai Arwin

Produksi Sunting

Kronologi Sunting

  • Lima tahun setelah novel Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh diterbitkan, yaitu tahun 2006, Sunil Soraya sudah tertarik untuk mengadaptasi novel tersebut menjadi film. Awalnya Dee Lestari, sang penulis, tidak berniat menjual hak adaptasi film tersebut, tetapi setelah interaksi lama antara Sunil dan Dee, akhirnya terbentuk kesepakatan.
  • Pada 4 Januari 2014, Soraya Intercine Films mengatakan akan mengumumkan nama-nama pemeran untuk film terbarunya, Supernova, melalui akun twitternya. Setelah itu, nama pemeran mulai diumumkan satu per satu, mulai dari Herjunot Ali, Raline Shah, Arifin Putra, Hamish Daud, Paula Verhoeven, dan Fedi Nuril.
  • Pada bulan Juli, proses syuting dilakukan.
  • Pada 10 Agustus 2014, teaser trailer resmi untuk film ini dirilis melalui situs Youtube.
  • Pada 2 November 2014, poster resmi Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh dirilis melalui akun twitter Soraya Intercine Films. Perilisan poster sekaligus diikuti dengan tanggal rilis film di poster tersebut, yaitu 11 Desember 2014.
  • Pada 6 November 2014, Soraya Intercine Films mengadakan konferensi pers untuk film ini.
  • Pada 9 November 2014, Soraya Intercine Films akan merilis trailer perdana untuk film Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh.
  • Pada 10 November 2014, akan diadakan Roadshow Supernova di Auditorium Gd. IX FIB Universitas Indonesia.
  • Pada 6 Desember 2014, Supernova: KPBJ ditayangkan secara perdana dan ditonton oleh para tamu yang diundang.
  • Pada 11 Desember 2014, film Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh direncanakan akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia.

Lokasi Syuting Sunting

Lokasi pengambilan gambar untuk film ini adalah Washington, D.C., Jakarta, Bali, Medan, Madura, dan Labuan Rejo.

Kredit Sunting

Pemeran Sunting

  • Herjunot Ali ... Ferre
  • Raline Shah ... Rana
  • Paula Verhoeven ... Diva
  • Arifin Putra ... Reuben
  • Hamish Daud ... Dimas
  • Fedi Nuril ... Arwin
  • Hany Pattikawa

Kru Sunting

Departemen Produksi Sunting
  • Dewi Lestari ... Cerita
  • Sunil Soraya ... Produser
  • Rizal Mantovani ... Sutradara
  • Dewi Yulia Razif ... Casting Director
  • Donny Dhirgantoro ... Penata skrip
  • Sunil Soraya ... Penata skrip
  • Mohan Nankani ... Line Producer
  • Rocky Soraya ... Co-Producer
  • Ram Soraya ... Produser
  • Anand Mahtani ... Manajer Produksi
Departemen Kamera Sunting
  • Yudi Datau ... Penata Kamera
Departemen Artistik Sunting
  • Vida Sylvia ... Penata Artistik
Departemen Suara dan Musik Sunting
  • Aufa Rachmat Triangga Ariaputra ... Penata Suara
  • Stevesmith Music Production ... Ilustrasi Musik
  • Nidji ... Lagu Tema
Departemen Penyuntingan Sunting
  • Kelvin Nugroho ... Penata Gambar
  • Sastha Sunu ... Penata Gambar
Departemen lainnya Sunting
  • Pinky Mirror ... Fotografi

Produksi Sunting

Produksi Sunting
  • Soraya Intercine Films ... Produksi

Trivia Sunting

  • Tokoh Gio Alvarado tidak ditampilkan dalam film ini.
  • Proses penulisan naskah Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh memakan waktu dua tahun[1].
  • Lokasi syuting yang dipilih adalah Washington, D.C., Jakarta, Bali,
  • Poster resmi Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh teriinspirasi dari karya seniman Koski yang membuat seni dengan tema gothic sculpture. Sunil sempat mengkontak sebuah poster house di Los Angeles dan membuat poster ini bersama-sama.
  • Poster Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh telah digonta-ganti paling sedikit 80 kali.
  • Poster resmi Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh sempat dikritik oleh beberapa pengguna twitter karena kemiripannya dengan salah satu konsep poster The Hunger Games: Catching Fire.
  • Amanda Zefanya sempat terpilih untuk memerankan tokoh Diva, namun Amanda mengundurkan diri dari peran tersebut dan akhirnya mendapat peran lain di film ini.
  • Dana untuk pembuatan film berkisar sekitar 20 miliar, hampir sama dengan budget untuk film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.
  • Pemilihan pemain memakan waktu sekitar 2-3 tahun.

Media Sunting

Teaser Trailer Sunting

SUPERNOVA OFFICIAL TEASER-001:06

SUPERNOVA OFFICIAL TEASER-0

Trailer ResmiSunting

SUPERNOVA OFFICIAL TRAILER04:50

SUPERNOVA OFFICIAL TRAILER

Trailer resmi Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh

Teaser GambarSunting


Penerimaan kritis
Sunting

Kabar bahwa novel debut Dee Lestari akan diadaptasi ke dalam film awalnya menimbulkan banyak penolakan dari kalangan pembaca novelnya, dengan pendapat yang kebanyakan menyatakan buku Supernova tidak cocok untuk difilmkan. Hingga teaser trailer film ini diluncurkan, masih banyak reaksi negatif yang dituai dari kalangan penggemar bukunya. Namun reaksi para pembaca mulai berubah ketika trailer berdurasi 5 menit diunggah oleh pihak Soraya Intercine di akun youtube-nya, dan banyak yang mulai tertarik terhadap film Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh.

Di penayangan perdananya pada 6 Desember 2014, Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh menerima tanggapan positif, termasuk oleh penulisnya, Dee Lestari, yang mengatakan bahwa dirinya "sangat puas" terhadap hasil adaptasi novelnya. Setelah perilisan serentaknya pada tanggal 11 Desember 2014 di bioskop-bioskop Indonesia, film ini menerima reaksi beragam dari para penonton. Terdapat beberapa respon negatif terhadap akting beberapa aktor dan dialog yang dinilai kaku, namun banyak apresiasi positif diberikan untuk sinematografi megah, plot unik, dan beberapa perubahan cerdas yang ditampilkan dalam filmnya.

Penjualan Sunting

Per tanggal 4 Januari 2015, jumlah perolehan penonton yang dicapai Supernova: KPBJ adalah 485.899 penonton. Film ini bertengger di peringkat ke-6 sebagai film terlaris Indonesia tahun 2014.

Referensi Sunting

  1. akun twitter resmi Soraya Intercine Films, @sorayafilms
  2. Sinopsis resmi Supernova, http://hot.detik.com/movie/read/2014/10/28/174044/2732280/229/ini-sinopsis-film-supernova-kesatria-puteri-dan-bintang-jatuh
  3. http://www.21cineplex.com/slowmotion/proses-panjang-soraya-intercine-films-untuk-produksi-supernova,5326.htm
  4. http://tabloidkabarfilm.com/profilm/dia/498/498.html

Kesalahan pengutipan: Tag <ref> ditemukan, tapi tag <references/> tidak ditemukan

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.